Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Jambi Accounting Seminar (JAS) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Jambi pada 9–11 Mei 2026, mahasiswa Prodi IAT berhasil meraih dua penghargaan dalam kompetisi Karya Tulis Ilmiah Nasional.
Kegiatan bertema “Smart Financial System: Increasing Indonesia’s Economic Productivity in Digital Era” tersebut diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan menjadi ruang kompetitif bagi generasi muda dalam menghadirkan gagasan inovatif terkait ekonomi digital dan pemberdayaan masyarakat.
Prestasi pertama diraih oleh tim Menolak Kalah yang sukses memperoleh Juara II kategori Karya Tulis Ilmiah Nasional. Tim tersebut beranggotakan Farida Hanum Harahap dari Prodi IAT Fakultas Ushuluddin, bersama Insani Kamila dari Fakultas Syariah dan Marsya Putri Arafat dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.
Mereka mengangkat karya ilmiah berjudul “STUCOOP (Student Cooperative Platform): Model Koperasi Kampus yang Terintegrasi dengan Financial Technology dan Mahasiswa sebagai Edukator untuk Pendanaan Pendidikan Tinggi Berkelanjutan.” Melalui gagasan tersebut, tim menawarkan konsep koperasi kampus berbasis digital yang terintegrasi dengan teknologi finansial sebagai solusi alternatif pendanaan pendidikan tinggi yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
Farida Hanum Harahap menyampaikan rasa syukur atas capaian yang berhasil diraih bersama timnya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dapat membawa pulang prestasi ini. Dukungan kampus dan para dosen menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus belajar, meneliti, dan berani bersaing di tingkat nasional,” ungkapnya.
Prestasi membanggakan lainnya juga diraih oleh tim Leader Team yang seluruh anggotanya merupakan mahasiswa Prodi IAT Fakultas Ushuluddin, yakni Fadil Fauzan, M. Fauzi, dan Rizky Hidayat Lubis. Tim tersebut berhasil meraih Juara Harapan II melalui karya berjudul “Pasar Digipay: Transformasi Literasi Keuangan Digital Berbasis Pasar Tradisional untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM dan Inklusi Keuangan.”
Melalui karya tersebut, mereka menawarkan konsep penguatan literasi keuangan digital berbasis pasar tradisional guna meningkatkan produktivitas pelaku UMKM sekaligus memperluas inklusi keuangan masyarakat di era digital.
Salah satu anggota tim, M. Fauzi, menyebut bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan prestasi dan inovasi mahasiswa di masa mendatang.
“Prestasi ini menjadi pengalaman berharga bagi kami. Kami berharap semakin banyak mahasiswa Prodi IAT yang aktif mengikuti kompetisi ilmiah dan berani menunjukkan kemampuan di tingkat nasional,” ujarnya.
Ketua Prodi IAT, Dr. Jani Arni, turut memberikan apresiasi atas capaian mahasiswa tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa IAT tidak hanya unggul dalam kajian keislaman, tetapi juga mampu berkontribusi dalam isu-isu strategis dan multidisipliner.
“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Prodi IAT memiliki daya saing akademik yang kuat serta mampu menghadirkan gagasan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kami sangat bangga karena mahasiswa IAT mampu tampil dan bersaing di tingkat nasional,” tuturnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Hj. Rina Rehayati, menilai keberhasilan tersebut menjadi indikator berkembangnya budaya akademik dan kompetitif di lingkungan Fakultas Ushuluddin.
“Capaian ini menjadi kebanggaan bagi Fakultas Ushuluddin dan UIN Suska Riau. Kami berharap prestasi seperti ini terus meningkat dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk aktif menulis, meneliti, dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Keberhasilan kedua tim tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Prodi IAT mampu menunjukkan kualitas intelektual, kreativitas, serta kontribusi nyata dalam menjawab tantangan masyarakat modern melalui karya ilmiah yang inovatif dan solutif.


