Pekanbaru, Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) UIN Sultan Syarif Kasim Riau kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten. Kali ini, capaian gemilang diraih oleh Fadil Fauzan, mahasiswa IAT angkatan 2023, yang berhasil meraih Juara 1 Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) pada MTQ tingkat Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Kompetisi tersebut diikuti oleh seluruh perwakilan kecamatan se-Kabupaten Mandailing Natal. Fadil tampil sebagai delegasi dari Kecamatan Batahan dan berhasil melewati dua tahapan utama, yakni babak penulisan dan babak presentasi. Pada tahap penulisan, peserta diberi waktu sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB untuk menyusun karya tulis ilmiah berbasis Al-Qur’an sesuai tema yang ditetapkan dewan hakim. Setelah selesai menulis, peserta melanjutkan ke tahap presentasi untuk memaparkan hasil tulisan secara langsung di hadapan dewan juri.
Dalam ajang tersebut, Fadil mengangkat dua tema yakni pelestarian lingkungan dan kerukunan umat beragama dalam perspektif Al-Qur’an. Karyanya menekankan pentingnya tanggung jawab ekologis sebagai amanah kekhalifahan manusia serta urgensi membangun harmoni sosial lintas agama sebagai wujud nilai rahmatan lil ‘alamin. Pendekatan tafsir tematik yang dipadukan dengan perspektif maqāṣid al-Qur’an menjadi kekuatan utama dalam argumentasi ilmiahnya.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari bimbingan dan arahan dosen prodi IAT yang secara intens memberikan pendampingan dalam penyusunan karya tulis. Dukungan akademik tersebut menjadi faktor penting dalam mematangkan substansi, sistematika penulisan, serta ketajaman analisis yang disampaikan di hadapan dewan hakim.
Ketua Prodi IAT, Dr. Jani Arni, M.Ag, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa IAT mampu mengintegrasikan keilmuan tafsir dengan isu-isu aktual seperti lingkungan dan kerukunan umat beragama. Kami berharap capaian ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi,” ujarnya.
Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr. Hj. Rina Rehayati, M.Ag, turut memberikan apresiasi dan kebanggaan atas raihan tersebut. Ia menegaskan, “Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Ushuluddin tidak hanya unggul dalam pemahaman teks keagamaan, tetapi juga mampu merespons persoalan sosial dan ekologis secara ilmiah. Semoga prestasi ini semakin memperkuat reputasi fakultas sebagai pusat kajian Qur’ani yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.”
Prestasi ini semakin mengokohkan posisi Prodi IAT UIN Sultan Syarif Kasim Riau sebagai program studi yang konsisten melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dalam penelitian, analisis, dan kontribusi pemikiran bagi masyarakat luas.


