PEKANBARU — Kabar membanggakan datang dari Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau. Mahasiswa dan dosen IAT berhasil lulus Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) Tahun 2025 untuk melanjutkan studi pada jenjang magister dan doktoral.
Faruq Aziz Al Amin, alumni Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir angkatan 2021, dinyatakan lulus Beasiswa LPDP–PKUMI Batch 2 Tahun 2025 dan akan memulai perkuliahan pada Januari 2026 pada Program Studi Magister Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas PTIQ Jakarta. Mahasiswa asal Bukittinggi, Sumatera Barat ini menyelesaikan studi sarjananya pada tahun 2025 dan dikenal aktif serta berprestasi selama menempuh pendidikan di Prodi IAT, khususnya pada kelas Bilingual/Internasional.
Faruq Aziz Al Amin mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada para dosen dan pimpinan fakultas yang telah memberikan dukungan penuh sejak tahap persiapan hingga proses seleksi beasiswa. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Dr. H. Saidul Amin, M.Ag., Prof. Dr. H. Ridwan Hasbi, Lc., M.Ag., Dr. Afrizal, M.Ag., Dr. Agus Firdaus Chandra, Lc., M.Ag., Lukamanul Hakim, S.Ud., M.IRKH., Ph.D., Azhari Andi, M.Ag., serta seluruh jajaran dekanat, program studi, dosen, dan staf birokrasi Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau.
Pada tahap seleksi, Faruq Aziz Al Amin menjelaskan bahwa dirinya tidak mengikuti Tes Bakat Skolastik karena telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) dari perguruan tinggi tujuan, sehingga dinyatakan lulus otomatis pada tahapan tersebut. Ia juga menuturkan bahwa pengalaman akademik di Prodi IAT UIN Suska Riau memberikan fondasi keilmuan dan karakter yang kuat, didukung oleh dosen-dosen yang kompeten, ikhlas dalam membimbing, serta budaya diskusi yang terbuka baik di dalam maupun di luar kelas.
Prestasi serupa juga diraih oleh Syahrul Rahman, dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Suska Riau. Ia dinyatakan lulus Beasiswa LPDP–PKUMI untuk melanjutkan studi doktoral pada Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Universitas PTIQ Jakarta. Studi doktoral tersebut telah dimulai sejak September 2025 dengan masa pendanaan beasiswa selama tiga tahun.
Syahrul Rahman menekankan bahwa proses seleksi Beasiswa LPDP–PKUMI membutuhkan persiapan yang matang dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa kriteria penilaian dan passing grade dapat berbeda setiap tahun, sehingga calon pendaftar perlu mempersiapkan personal statement secara serius, merumuskan kontribusi pasca-studi bagi bangsa dan umat, menyiapkan draft proposal penelitian dengan baik, serta memahami keunggulan program yang dipilih. Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan spiritual sebagai bagian dari ikhtiar akademik.
Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Suska Riau, Dr. Jani Arni, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa dan dosen tersebut. Ia menilai keberhasilan ini sebagai bukti kualitas akademik dan pembinaan keilmuan di lingkungan Prodi IAT yang terus berkembang dan berdaya saing.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. Hj. Rina Rehayati, M.Ag., turut menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan dosen lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik, memperluas jejaring keilmuan, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan studi Al-Qur’an dan Tafsir di Indonesia.
Keberhasilan dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Suska Riau dalam meraih Beasiswa LPDP–PKUMI ini menegaskan komitmen institusi dalam mencetak kader ulama dan akademisi Al-Qur’an yang unggul, berintegritas, dan siap mengabdi bagi umat, bangsa, dan negara.



